Biografi Khalid bin Walid dalam Buku “The Sword of Allah: Khalid bin Al-Waleed, His Life and Campaigns”

Khalid bin Walid adalah orang yang sangat dikenal di sejarah dan pejuang tangguh dalam agama Islam, kejeniusan Khalid dalam hal taktik berperang tidak ada duanya, ia seperti Genghis Khan dari Mongol, hanya saja Khalid membaktikan hidupnya untuk Rasulullah dan Islam.

Sekitar tahun 1969 muncul sebuah buku tentang Khalid bin Walid yang telah menggemparkan dunia baik dari kalangan militer atau aktivis Islam karena buku tersebut telah membuka cakrawala perjuangan Khalid bin Walid selama hidupnya, buku tersebut telah diterjemahkan dari bahasa Arab ke Inggris dengan judul “The Sword of Allah: Khalid bin Al-Waleed, His Life and Campaigns” ditulis oleh mantan  Letnan Jendral tentara Pakistan yang bernama  A.I Akram. Buku ini dipublikasikan oleh Army Education Press, Rawalpindi, Pakistan dan dicetak oleh Feroze Sons Publishers di Lahore, Pakistan.

Buku ini juga dilengkapi dengan referensi sejarah salaf yang lengkap seperti sirah Ibnu Hisyam karya Ibnu Hisyam, Maghazi Rasulullah karya al-Waqidi,  Tabaqat-ul-Kubara karya Ibnu Sa’ad, Tareekh-ul-Yaqubi karya al-Ya’qubi, Futuh-ul-Buldan karya al-Baladhuri, A’laq-un-Nafeesa karya Ibn Rusta, Al Aghani karya Isfahani dan buku sejarah yang ditulis oleh orang Barat seperti Decline and Fall of the Roman Empire karya Edward Gibbon dan The Middel Euphrates karya Alois Musil.

Awal Penulisan Buku

Buku ini ditulis bermula ketika Letjen A.I Akram menjadi kepala instruktur sebuah pelatihan militer dan mengisi materi tentang Military History, selanjutnya timbul kebingungan dalam dirinya kenapa belum ada satu research dan penelitian komprehensif tentang tempat-tempat yang menjadi arena peperangan dan deskripsi yang detil tentang pejuang-pejuang Islam?.

Kemudian mulai tahun 1964 ia menyiapkan referensi-referensi yang dibutuhkan, hal paling sulit yang ia dapatkan adalah menentukan tempat secara akurat yang tempat-tempat itu bisa jadi berubah karena perkembangan zaman.

Lalu ia menemukan dua kitab yang cukup jelas mendeskripsikan tempat-tempat berperangnya pasukan Islam yaitu kitab Tareekh-ul-Yaqubi karya al-Ya’qubi dan  A’laq-un-Nafeesa karya Ibn Rusta. Tidak hanya itu saja, untuk melengkapi studinya, pada bulan agustus 1968 ia mulai berhenti dari jabatan militenya dan serius untuk menyiapkan bukunya itu, semua tempat yang menjadi lokasi peperangan Khalid bin Walid ia kunjungi. Di Syiria ia mengunjungi Damaskus, Emessa, Tadmur, Aleppo dan Yarmuk. Di Yordan ia mengunjungi Fahl dan Mutah kunjungannya di Yordan selesai pada bulan 21 september 1968. lalu ia pergi ke Iraq, disana ia mengunjugi Baghdad dan beberapa lokasi peperangan Khalid bin Walid seperti Ainut Tamr, Basra dan Mazar, kunjungannya ini berakhir pada tanggal 8 oktober 1968. Kemudian ia pergi ke Kuwait dan mengunjungi Kazima, salah satu tempat peperangan antara Khalid dan Persia. Dan terakhir ia pergi ke Makkah dan Madinah, setelah melaksanakan Umrah ia pergi ke Uhud dan Badar, perjalanan jendral Akram berkahir pada tanggal 11 Maret 1969 selanjutnya ia kembali ke Pakistan.

Sekilas Isi Buku

Buku ini terdiri dari 37 bab, bab pertama dan kedua berkisah tentang masa kecil Khalid dan ketika khalid masuk Islam. Mulai bab ke tiga sampai yang terakhir adalah kisah keberanian dan strategi Khalid yang jitu, dari sejarah perang Uhud sampai masa Umar ketika Khalid diturunkan jabatanya sebagai komanadan atas perintah Umar bin Khatab dan digantikan Abu Ubaidah. Kisah ini ditulis pada bab 37 dengan judul “farewell to arms”.

Khalid bin Walid memimpin perang besar dan dahsyat di atas gurun pasir yang panas. Tentara Islam yang dipimpinnya berjumlah tak banyak, namun gagah berani. Sedikit demi sedikit bala tentara Islam memperoleh kemenangan. Hanya tinggal sedikit lagi, sebuah kemenangan mutlak akan dicapai. Tiba-tiba datang sebuah surat yang memerintahkan bahwa panglima perang digantikan orang lain.

Khalid bin Walid tidak membantah, dan menerima perintah Amirul Mukminin dengan ikhlas.

Buku ini sangat menarik untuk dibaca oleh kalangan militer untuk menambah ilmu kemiliteran, terlebih lagi buku ini ditulis oleh seorang Lentan Jendral yang beragama Islam, dan juga untuk para aktivis Islam agar mengetahui sejarah emas umat Islam dahulu dan agar mereka bisa menjadi penerus Khalid bin Walid.

Untuk mendapatkan buku ini sangat sulit disebabkan buku ini pernah ditarik dari peredaran pada masa Gamal Abdul Nasher gara-gara banyak aktivis dan mujahidin yang terpengaruh dengan isi buku ini.

Saya berhasil mencari beberapa web yang menyediakan ebook Khalid bin Walid.

Pertama dari web: http://www.imaanstar.com/khalid.php yang menyediakan ebook berformat html dengan ukuran file hanya 1,6 Mb

Halaman depan ebook HTML

Kedua, dari web penyedia ebook gratis, yumpu.com, bisa dilihat di tautan ini: https://www.yumpu.com/en/document/view/58708750/khalid-bin-al-waleed-sword-of-allah

Klik read untuk membuka ebook di browser Anda. [ ]

JUMAL AHMAD

6 pemikiran pada “Biografi Khalid bin Walid dalam Buku “The Sword of Allah: Khalid bin Al-Waleed, His Life and Campaigns””

  1. Bisa dibuka kok.

    Kalau anda ingin download film Khalid bin Walid, saya punya file-nya 30 seri, anda bisa meminta ke saya, tinggal kita diskusikan gimana cara anda mendapatkan file dari saya.

    Pengalaman download sendiri lama dan kadang tak tau arah mencari link download.

Tinggalkan Balasan