Cabut Gigi

Hari ini saya cabut gigi di rumah sakit Zahirah, Jagakarsa. Gigi saya berlubang dibagian gigi susu bagian dalam sebelah kanan, gigi harus dicabut biar tidak berefek buruk ke depannya.

Karena gigi yang dicabut itu gigi paling belakang, susah dicabut, dokter yang melakukan tindakan pun bukan dokter biasa, tapi dokter bedah mulut.

Maka sebelum hari ini gigi saya dicabut, saya rontgen gigi di rs pasar rebo, lalu hasilnya saya serahkan ke rs Zahirah. Dari hasil rontgen, ada satu gigi yang berlubang, ada dua akar gigi dan sedikit peradangan.

Kita janjian mau operasi kecil jam 07.00 dan kata suster kemarin saya harus sudah di rs Zahirah sebelum jam 7 dan saya sudah di rs ini semenjak jam 6 pagi lebih dikit, daripada dokter yang nunggu pasien mending pasien yang nuggu dokternya, belajar berdisiplin diri, tapi entah kenapa sampai mau jam 8-anan dokternya belum juga datang, saya khusnudhan aja, mungkin dokternya dalam perjalanan. Yup…saya tunggu aja :-).

Ternyata benar, dokter spesialisnya, kena macet di jalan dan yang buat saya kagum beliau belain naik ojek biar cepat nyampe rumah sakit. Jam 07.45 gigi saya mulai dicabut, gak ada rasa sakit karena udah dikasih bius, cuma waktu dicabut serasa gigi ini di kruwek-kruwek, dan setelah 20 menit di laksanakan tindakan gigi saya tercabut, satu gigi dengan dua agar gigi.

Semoga ini yang pertama dan terakhir saya mencabut gigi, Insya Allah ini jadi pelajaran berharga bagi saya agar lebih perhatian dengan gigi saya.

Terima kasih dr Mona dan dr Revita yang membantu saya memperbaiki gigi saya, dan khususnya dokter bedah mulut di rs Zahirah dr Arbi, SpBM yang udah nyabutin gigi saya.

Share your love
Jumal Ahmad
Jumal Ahmad

Jumal Ahmad Ibnu Hanbal menyelesaikan pendidikan sarjana pada jurusan Pendidikan Agama Islam dan Magister Pengkajian Islam di SPS UIN Jakarta. Aktif di lembaga Islamic Character Development dan Aksi Peduli Bangsa.

10 Comments

  1. Seingat Saya hanya cek tekanan darah saja karena termasuk operasi kecil.

    Sebelum operasi doa dulu agar dimudahkan Allah, dokternya baik jadi gak bikin takut, dia ajak kita ngobrol dulu. Intinya sih buat suasana senyaman mungkin sebelum operasi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDID