Ngeblog untuk Desa

Waktu pulang ke kampung seperti sekarang, sering saya manfaatkan untuk mencari bahan yang bisa saya tulis tentang desa. Memperkenalkan desa lewat blog.

Desa saya terletak di ketinggian 1500 Mdpl dan di atasnya tidak ada lagi desa yang lain, hanya kebun miilik orang desa selanjutnya hutan belantara.

Kebanyakan pekerjaan masyarakat disini sebagai petani sayur. Sayur dan tanaman tumbub subur di tempat kami, di antara tanaman yang jadi andalan kami adalah Kubis, Loncang, Bawang Merah dan Bawang Putih, Wortel. Hasil bawang Putih di desa kami termasuk yang terbaik di Magelang.

Beberapa bulan yang lalu setiap petani di Adipuro lewat kelompok Tani, diberikan beberapa ton bawang putih dan satu plastik besar moksa, harapannya jika waktu menanam sudah tiba, masyarakat bisa menanam dari bibit tersebut.

Semoga proyek swasembada bawang putih berjalan lancar dan harganya sesuai dengan biaya tanam masyarakat.

Tanaman Tin dan Zaitun di tempat saya bisa tumbuh subur, hal itu dibuktikan adik saya yang mencoba menanam Tin di depan rumah dan hasilnya bagus, daunnya lebih lebar, segar dan cepat berbuah berbeda dengan yang dia tanam di Jonggol.

Pohon Zaitun juga demikian, di Adipuro hasilnya lebih bagus. Tin dan Zaitun belum menjadi pilihan alternatif masyarakat Adipuro, mereka lebih memilih tanaman yang sudah jelas pasarannya, sementara ini Tin dan Zaitun belum ada.

*Nanti akan diupdate lagi.

7 pemikiran pada “Ngeblog untuk Desa”

Tinggalkan Balasan