Metode Sabak, Sabki dan Manzil Membuat 3 Bersaudara Penghafal Al-Quran ini Menang Lomba Tahfidz Tingkat Negara

AHMADBINHANBAL.COM – Foto di atas adalah Muhammad Adib (dua dari kanan) yang memenagkan lomba tahfidz tingkat negara di Malaysia pada kategori hafalan 1-20 juz, sementara Adibah Husni (kiri) dan Aqilah Sulhi (kanan) masing-masing memenangkankategori hafalan 1-30 juzuk wanita, dan hafazan 1-20 juz wanita. Sumber foto: Web Harian Metro, Malaysia.

Saya tertarik dengan informasi ini karena saya pernah meneliti tentang metode sabak, sabki dan manzil untuk hafalan Al-Quran, kini semakin banyak lembaga yang menggunakan metode ini karena terbukti efektivitasnya.

Dan saya menemukan berita dari Harian Metro Malaysia bahwa 3 saudara pemenang lomba tahfidz menggunakan metode ini yang cukup membanti mereka menguatkan hafalan Al-Quran.

Menurut Adibah Husni Ahmad Rozaini, 25.

“Kami menghafaz sendiri-sendiri namun hanya lakukan bersama-sama tiga beradik apabila ‘menebuk’ (menguji hafalan) petikan ayat al-Quran untuk diperdengarkan,”

Dia menceritakan mengenai kaedah hafalan yang dilakukan bersama dua adiknya.

“Dari segi latihan menghafaz, kami tiga beradik lakukan secara sendirian tetapi kalau untuk menguji hafalan (tebuk) petikan ayat al-Quran, kami lakukan bertiga dan saling uji-menguji satu sama lain. Dia ‘tebuk’ saya, kemudian saya ‘tebuk’ dia.

Memandangkan kami bertiga lepasan sistem pembelajaran madrasah, jadi kaedah hafalan kami serupa yang tidak lari dari tiga kaedah iaitu Sabak, Sabki dan Manzil.

Sabak ialah hafalan baharu yang akan diperdengarkan setiap hari kepada guru. Sabki pula adalah mengulang hafalan pada juzuk tertentu yang sedang dihafal manakala Manzil adalah mengulangi juzuk yang sudah dihafal. Secara amnya, ketiga-tiga kaedah hafalan itu kami gunakan.”

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan rahmat dan berkah kepada sang Ayah dan sang Ibu yang telah mendidik dan mengarahkn anaknya menjadi para ‘al-hafiz’ atau ‘al-hafizah

Kami doaakan pula, semoga ketiga bersaudara ini diistikamahkan dalam Al-Quran dan terus menjaganya agar tidak hilang dari ingatan. Senantiasa menjaga akhlak dan image seorang penghafal Al-Quran.

Semoga semakin banyak keluarga penghafal Al-Quran dari bumi Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam dan negara lainnya.

Sumber berita: Sabak, Sabki & Manzil, Harian Metro Malaysia

Share your love
Jumal Ahmad
Jumal Ahmad

Jumal Ahmad Ibnu Hanbal menyelesaikan pendidikan sarjana pada jurusan Pendidikan Agama Islam dan Magister Pengkajian Islam di SPS UIN Jakarta. Aktif di lembaga Islamic Character Development dan Aksi Peduli Bangsa.

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *