Nasehat Pernikahan Imam Ahmad bin Hanbal kepada Putranya

Berikut ini 10 wasiat pernikahan yang disampaikan Imam Ahmad bin Hanbal di hari pernikahan putranya. Artikel ini melengkapi postingan kami sebelumnya tentang nasehat dan wasiat seorang ibu bernama Umamah binti Haris di masa salafus shalih kepada putrinya di hari pernikahannya. Maka kedua artikel ini menjadi wajib dibaca oleh pemuda-pemudi yang ingin membina rumah tangga yang … Baca Selengkapnya

Badui dan Imam Ahmad

Dikisahkan bahwa pada masa kekhalifahan Al-Ma’mun (khalifah ke-7 dinasti Abbasiyah) muncullah sebuah fitnah besar yang menimpa kaum muslimin pada umumnya dan ulama’ pada khususnya. Pada masa tersebut, paham Mu’tazilah (yang mengatakan bahwa Al-Qur’an adalah makhluk) menyebar hingga berhasil mempengaruhi puncak kekuasaan, yaitu sang khalifah. Sang khalifah pun dibuat percaya bahkan sampai memaksakan paham tersebut kepada … Baca Selengkapnya

Ahmad bin Abu Duad

Ahmad bin Abu DuadAhmad bin Abu Duad adalah seorang ulama yang mempunyai kelebihan yang berbeda dengan ulama yang lain, tidak seperti Ahmad bin Hanbal yang terkenal akan ketaqwaaan dan keshalihannya, tidak seperti Abu Hanifah yang terkenal dengan ijtihad dan ilmu ushul fiqihnya, tidak seperti Said bin Musayib yang terkenal dengan kewara’an dan kezuhudannya dan tidak juga seperti Imam Bukhari yang terkenal dengan kekuatan hafalannya yang tak tertandingi. Akan tetapi Ahmad bin ABu Duad memilikki satu kelebihan (sebagaimana tokoh-tokoh yang pasti punya kelebihan tersendiri) yaitu ia adalah orang yang cerdas dan peka terhadap keadaan masyarakat, dalam satu sisi ia adalah seorang negarawan dan bersama dengan itu juga ia adalah seorang ulama.

Baca Selengkapnya

Beda Muktazilah dan Islam Liberal dalam Masalah Al-Quran

Beda Muktazilah dan Islam Liberal dalam Masalah Al-QuranDalam pandangan kaum muslimin, al-Qur’an diyakini sebagai firman Allah SWT yang diturunkan kepada Rasulullah SAW; yang tertulis dalam mushaf, ditransformasikan secara mutawatir dari generasi ke generasi dan membacanya terhitung sebagai ibadah.

Mu’tazilah adalah aliran rasionalis (dalam pengertian lebih mendahulukan akal dari pada wahyu) yang dikenal dalam sejarah perkembangan pemikiran Islam. Secara harfiah nama Mu’tazilah berarti yang mengasingkan diri. Kebanyakan ahli sejarah sepakat bahwa aliran ini bermula dari perdebatan Washil ibn Atha’ dengan gurunya al-Hasan al-Basri tentang kedudukan pelaku dosa besar, apakah dia kafir atau tetap mukmin.

Baca Selengkapnya

Imam Ahmad bin Hanbal Exposing the Secret of Strong Relation of Husband & Wife

Imaam Ahmad bin Hanbal (may the mercy of Allaah be upon him), after the condolence of his wife (Umm al-Saalih) (may the mercy of Allaah be upon her) explained to the people regarding their caring relationship and the secret of their strong relation in a very short statement. After his wife passed away from this world he used to praise her, he said, By Allaah, I lived with her for 30 years and we did not argue (or had an argument) not even once.

They asked him, how is this possible or we can say, what was the secret of your strong relation and bond? He replied in a very beautiful manner, Whenever she used to get upset with me and tried to argue with me, I used to stay quite and whenever I used to get upset with her and tried to argue with her, she used to stay quite.

Refer: Al-Khateeb Al-Baghdaadee, Taareekh Baghdaad, 16:626

Source: http://inspiringcharacter.wordpress.com/2013/01/20/ahmad-bin-hanbal-exposing-the-secret-of-strong-relation-of-husband-wife/

Fatwa Ulama dalam kondisi tertekan (Kasus al-Quran Makhluk pada masa Imam Ahmad)

hafal-quran-2.jpgSebelum membaca artikel ini, penulis sarankan agar pembaca mereview ulang artikel kami tentang deskripsi peristiwa mihnah khalqul quran yang terjadi pada masa Imam Ahmad dari masa al-Makmun, al-Mu’tashim, al-Watsiq dan al-Mutawakkil agar pembaca mendapat gambaran tentang peristiwa mi al-Mhnah yang menimpa banyak ulama pada masa tersebut.

Dan peristiwa yang dialami para ulama ketika mihnah khalqul quran pada masa Imam Ahmad bin Hanbal ini bisa dijadikan acuan untuk para ulama, penuntut ilmu dan kaum muslimin secara umum dalam bersikap terhadap fatwa ulama dalam kondisi serupa.

Baca Selengkapnya