Besar Pahala sesuai Kadar Kesusahan

Kaidah Ushul Fiqih berbunyi زيادة المشقة زيادة الأجر Bahwa besar pahala sesuai kadar kesusahan. Kaidah ini dinisbahkan kepada Imam Al-Qarafi dalam kitabnya Al-Qawaid 2:411 dan Imam As-Suyuthi menyebutkan redaksi lain berbunyi ما كان أكثر فعلًا؛ كان أكثر فضلً (amalan yang lebih banyak pengorbanan, lebih banyak keutamaan) dalam kaidah ke-19 dalam kitab Al-Asbah wan Nadhair hal. … Baca Selengkapnya

Be Positif :Tiada Kesengsaraan Tanpa Kebaikan

Bagi orang yang beriman, semua alam semesta termasuk perjalanan hidup kita, yang mengatur adalah Allah swt Yang Maha Baik dan Maha Adil. Dialah Yang selalu melimpahkan kebaikan kepada kitasemua. Maka kaca mata orang beriman, apapun yang terjadi pasti mengandung kebaikan. Allah Maha Baik, dan keputusannya Pasti baik, dengan meyakini hal tersebut akan menanamkan sikap positif … Baca Selengkapnya

Jenazah Orang Beriman dan Pendosa

Qatadah bin Rabi’ berkata, suatu saat iring-iringan pembawa jenazah melintas di depan Rasulullah saw. Melihat itu, Rasulullah saw berkata, “Beristirahat dan diistirahatkan darinya”. Orang-orang bertanya, “Ya Rasulullah, siapakah yang beristirahat dan siapakah yang diistirahatkan darinya itu?”. “Jenazah hamba yang beriman beristirahat dari penatnya dunia menuju rahmat Allah. Sementara jenazah hamba pendosa diistirahatkan dari hamba-hamba lainnya, … Baca Selengkapnya

Perbedaan Syetan Dan Manusia

Banyak perbedaan antara mahkluk Allah yaitu syetan dan manusia. Walaupun demikian juga ada Kesamaannya.

Kesamaan syetan dan manusia adalah:

  •   Diberikan kebebasan, taat / tidak taat.  Beda dengan malaikat yang selalu taat.
  •   Sama sama melanggar aturan Allah. (syetan tidak mau sujud) (manusia mendekati bahkan makan buah pohon terlarang)
  •   Sama sama diusir dari surga

    Baca Selengkapnya

Bencana Lisan Ketika Marah

bahaya lisanSeringkali ketika seseorang marah terlontar kata-kata yang buruk, jelek bahkan tidak semestinya diucapkan seorang manusia, seperti memanggil orang lain anjing, babi, tikus sampai hewan di zoo keluar semua.

Hati-hati saudaraku jangan sampai keluar dari mulut kita perkataan jelek seperti itu.

Imam Nawawi mengatakan kalau perkataan seperti ini jelek karena dua hal 1) dusta 2) menyakiti.

Baca Selengkapnya