Hindari Ketenaran!

Ibrahim bin Adham rahimahullah berkata, مَا صَدَقَ اللهَ عَبْدٌ أَحَبَّ الشُّهْرَةَ “Tidaklah jujur kepada Allah, seorang hamba yang mencintai ketenaran.” Demikian halnya Al-Hafizh adz-Dzahabi berkata secara mu’allaq:“Saya katakan, عَلاَمَةُ المُخْلِصِ الَّذِي قَدْ يُحِبُّ شُهْرَةً، وَلاَ يَشْعُرُ بِهَا أَنَّهُ إِذَا عُوتِبَ فِي ذَلِكَ لاَ يَحْرَدُ (أَيْ: لاَ يَغْضَبُ) وَلاَ يُبَرِّئُ نَفْسَهُ “Tanda seorang yang ikhlas tetapi … Baca Selengkapnya

Rasakanlah, Bukan Ketahuilah

Rasakanlah (bukan ketahuilah) Allah selalu bersama kita, kejar cintaNya jauhi murkaNya, maka RASA itulah TAQWA Bila seseorang sudah ada RASA ❤ tersebut: Ia akan selalu berzikir baik dalam keadaan berdiri, duduk atau berbaring. Ia akan selalu dekat dengan alQuran membaca setiap saat. Ia akan mengejar berkorban apapun untuk menggapai CINTA ALLAH. Demikian maksiat, ia jauhi … Baca Selengkapnya

Pesan Allah Melalui Ciptaan-Nya

Kalau ingin menangkap ayam, jangan dikejar nanti kita akan lelah dan ayam pun makin menjauh. Berikanlah ia beras dan makanan, nanti dengab mudah ia datang dengan rela. Begitulah Rejeki, melangkahlah dengan baik, jangan terlalu kencang mengejar, ngotot memburu, nanti kita akan lelah tanpa hasil. Keluarkan lah infaq, sedekah, nanti *Rezeki akan datang menghampir tepat waktu. … Baca Selengkapnya

Kaya Jiwa

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ ، وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ “Kaya bukanlah diukur dengan banyaknya kemewahan dunia. Namun kaya (ghina’) adalah kekayaan jiwa ( hati yang selalu merasa cukup).” (HR. Bukhari no. 6446 dan Muslim no. 1051) Dalam riwayat Ibnu Hibban, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi nasehat … Baca Selengkapnya