Tafsir Mu’tazilah

Secara bahasa kata mu’tazilah berasal dari kata azala- ya’tazilu ‘azlan yang artinya menyingkir atau memisahkan. Dan dalam istilah, Muktazilah berarti sebuah sekte sempalan yang mempunyai lima pokok keyakinan (Al-Ushul Al-Khamsah) meyakini dirinya merupakan kelompok moderat di antara dua kelompok ekstrim yaitu murji’ah yang menganggap pelaku dosa besar tetap sempurna imannya, dan khawarij menganggap pelaku dosa … Baca Selengkapnya

9 Jenis Tarbiyah Menurut Ibnul Qayyim Al Jauziyyah

Tak ada guru sehebat Nabi Muhammad saw, dan tak ada murid sehebat para shahabatra. Ummat ini tidak akan menjadi baik kecuali dengan apa yang telah membuat baik generasi pertamanya itu. Nabi sebagai guru terbaik tidak berkata-kata, bersikap, dan bertindak kecuali dengan bimbingan dari Allah swt. Sedangkan para shahabat mengisi hari-harinya selama lebih 20 tahun dengan … Baca Selengkapnya

Ahmad bin Abu Duad

Ahmad bin Abu DuadAhmad bin Abu Duad adalah seorang ulama yang mempunyai kelebihan yang berbeda dengan ulama yang lain, tidak seperti Ahmad bin Hanbal yang terkenal akan ketaqwaaan dan keshalihannya, tidak seperti Abu Hanifah yang terkenal dengan ijtihad dan ilmu ushul fiqihnya, tidak seperti Said bin Musayib yang terkenal dengan kewara’an dan kezuhudannya dan tidak juga seperti Imam Bukhari yang terkenal dengan kekuatan hafalannya yang tak tertandingi. Akan tetapi Ahmad bin ABu Duad memilikki satu kelebihan (sebagaimana tokoh-tokoh yang pasti punya kelebihan tersendiri) yaitu ia adalah orang yang cerdas dan peka terhadap keadaan masyarakat, dalam satu sisi ia adalah seorang negarawan dan bersama dengan itu juga ia adalah seorang ulama.

Baca Selengkapnya

Beda Muktazilah dan Islam Liberal dalam Masalah Al-Quran

Beda Muktazilah dan Islam Liberal dalam Masalah Al-QuranDalam pandangan kaum muslimin, al-Qur’an diyakini sebagai firman Allah SWT yang diturunkan kepada Rasulullah SAW; yang tertulis dalam mushaf, ditransformasikan secara mutawatir dari generasi ke generasi dan membacanya terhitung sebagai ibadah.

Mu’tazilah adalah aliran rasionalis (dalam pengertian lebih mendahulukan akal dari pada wahyu) yang dikenal dalam sejarah perkembangan pemikiran Islam. Secara harfiah nama Mu’tazilah berarti yang mengasingkan diri. Kebanyakan ahli sejarah sepakat bahwa aliran ini bermula dari perdebatan Washil ibn Atha’ dengan gurunya al-Hasan al-Basri tentang kedudukan pelaku dosa besar, apakah dia kafir atau tetap mukmin.

Baca Selengkapnya

Nasr Hamid Abu Zaid dan Konsep Tentang Teks

hermeneutika al-qur'anNasr Hamid Abu Zaid dalam karyanya Mafhum An-Nash belum terpengaruh oleh pemikiran-pemikiran posmodern sebagaimana Arkoun. Dia belum terjerumus jauh ke dalam pemikiran-pemikiran seperti Foucault, Nietzchze, Diedro dan lainnya. Nasr Hamid sebetulnya merujuk kepada Descartes dan gagasan skeptismenya dan lebih terpengaruh lagi secara langsung oleh pemikiran guru besar sastra Arab, Thaha Husein. Abu Zaid kemudian meletakkan metodologi berupa pendekatan teks Al-Quran dengan mengasumsikannya sebagai produk kebudayaan (muntaj tsaqafi). Dia tidak membuat perkecualian atas Al-Quran sebagai teks Ilahi yang bersumber dari Tuhan. Yang penting bagi Abu Zaid, teks itu telah membahasa, sementara bahasa bukanlah wadah yang hampa, tapi merupakan perangkat kebudayaan dan pengetahuan. Dengan asumsi demikian, Al-Quran mungkin untuk didekati melalui pintu masuk kebudayaan, karena dia produk kebudayaan.

Baca Selengkapnya

Perbedaan Konsep Islam Liberal dan Muktazilah Tentang Al-Quran

Menyimak buku, jurnal dan makalah-makalah yang dikeluarkan oleh Islam Liberal Indonesia lewat JIL-nya, akan kita dapatkan bahwa pendapat-pendapat mereka banyak mengekor kepada Nasr Hamd Abu Zaid yang banyak menaruh perhatian kepada aspek teks, seperti bukunya Mafhum al-NasDirasah fi Ulum al-Quran dan Naqd al-Khitab al-Din yang mengupas persoalan teks dan kritik terhadapnya. Dalam melakukan kajian terhadap … Baca Selengkapnya

Pandangan Muktazilah Tentang Al-Quran dan Kritikan Ahlu Al-Sunnah Terhadap Konsep Khalq Al-Quran Mu’tazilah

Mu’tazilah erat kaitannya dengan ilmu kalam dan arti dari Ilmu Kalam sendiri menurut Dr. Muzaffaruddin Nadvi, MA.,Ph.D adalah ilmu berfikir yang lahir pada saat terjadinya percekcokan antara penganut Islam ortodoks dengan pengant Islam baru.[1] Sedangkan Syahrastani berkata bahwa ilmu ini dinamakan “kalam” karena masalah perselisihan yang paling sering diperdebatkan di antara berbagai golongan masyarakat Islam, … Baca Selengkapnya

Muktazilah: Penamaan, Sejarah dan Lima Prinsip Dasar (Ushul Al-Khamsah)

Menjelaskan awal penamaan, sejarah Muktazilah pada masa Umayyah dan Abbasiyah dan tokoh-tokoh terpenting Muktazilah. Perkara lain yang dibincangkan adalah pandangan Muktazilah tentang lima dasar ajaran Muktazilah (al-ushul al-khamsah) yang terdiri dari at-tauhid, al-adl, al-wa’du wal wa’īd, al-manzilah bainal manzilatain dan amar ma’ruf nahi mungkar.

Induk Dari Golongan Yang Sesat

jalan sesat

Sudah menjadi sunnatullah bahwa ikhtilaf (perbedaan) adalah suatu hal yang pasti, tidak mungkin dimungkiri. Namun karena rahmat-Nya ada di antara para hamba-Nya yang tidak berselisih. Banyak nash-nash yang memerintahkan untuk berpegang teguh dengan al-Quran dan Sunnah dan larangan untuk berpecah-belah dan berbuat bid’ah. Dalam al-Quran Allah SWT berfirman: “Dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah … Baca Selengkapnya