Kulu Kubuk, Gemericik Air Terjun di Pedalaman Mentawai

Selama ini banyak orang mengira, termasuk saya, pariwisata di kepulauan Mentawai hanya keindahan pantai dan biota lautnya, untuk di pedalaman adalah hutan belantara, kehidupan dan tato orang asli suku Mentawai. Namun ternyata, di tengah hutan belantara itu tersimpan keindahan yang mempesona yaitu air terjun Kulu Kubuk di desa Madobak. Air Terjun Kulu Kubuk memiliki total … Baca Selengkapnya

Menatap Peluang Dakwah Mentawai dalam Kaca Mata Buya Mas’oed Abidin yang Masih Relevan Sampai Sekarang

dakwah mentawai

Buya Mas’oed Abidin di dalam bukunya, Muhtadin Mentawai. Ditulis beberapa tahun yang lalu ternyata masih relevan sampai sekarang untuk membaca masyarakat Mentawai secara umum dan muallaf Mentawai secara khususnya. Hanya perbedaan data dan angka yang berubah seperti jumlah pelajar S1-S2 yang tentunya sudah meningkat sekarang. PENDAHULUAN Mentawai adalah satu gugusan kepulauan yang membujur dari utara … Baca Selengkapnya

Sagu Vs Beras

Sebagian besar nenek moyang Indonesia sebenarnya kurang mengenal beras. Orang dulu memenuhi karbohidratnya dengan ubi jalar, jagung, kentang, singkong dan sagu. Dengan makanan itu, bangsa kita sudah terkenal sejak zaman dahulu sebagaimana yang kita ketahui dari sejarah kerajaan Sriwijaya dan kerajaan Majapahit. Lalu kenapa bangsa Indonesia lebih banyak memakan beras (nasi)? Padi atau beras adalah … Baca Selengkapnya

Khatib Jumat di Pedalaman

Saya sharing pengalaman pertama menjadi khatib Jumat di dusun Buttui, pedalaman Mentawai, ini pengalaman kedua untuk khutbah Jumat selama hidup. Pertama kali khutbah Jumat ketika dulu masih belajar di Pesantren Tinggi Al-Islam, waktu itu saya menggantikan khatib yang berhalangan, dari saat itu, baru kali ini mengisi khutbah Jumat lagi. Saya menyampaikan materi khutbah Jumat secara … Baca Selengkapnya

Perjuangan Da’i Mentawai

Bagi para da’i di kota-kota besar dalam melaksanakan tugas dakwahnya mungkin lebih mudah, baik secara ekonomi, transportasi dan yang lainnya. Tetapi lain halnya dengan perjuangan para da’i di Kepulauan Mentawai, khususnya Di Kecamatan Siberut Selatan. Mereka menghadapi banyak kendala, seperti perjalanan ke desa yang akan dituju menghadapi ombak, angin, atau air sungai yang surut, bila … Baca Selengkapnya

Bingkisan untuk Muallaf Ugai

Dusun Ugai terletak antara Madobak dan Buttui, merupakan dusun bagian dari desa Madobak yang terletak di hilir sungai Sarareket yang airnya deras di waktu musim hujan dan kering di waktu musim kemarau. Bila musim hujan di hulu, daerah ini bisa ditempuh selama 7 jam sampan boat 15 PK dari Muara Siberut tanpa perlu turun dari … Baca Selengkapnya

Nasib Guru di Pedalaman Indonesia

Dulu sampai sekarang, guru menjadi profesi yang sering diimpikan anak-anak. Namun, ternyata tak mudah untuk menjadi seorang guru. Setelah mengikuti pendidikan, guru harus beradaptasi mengajar sesuai dengan wilayah tempat ia ajar. Salah satu lokasi tempat mengajar yang diperlukan ekstra kesabaran yakni di pedalaman. Berikut adalah perjuangan guru-guru di pedalaman Indonesia. 1.  Gaji Sedikit Gaji merupakan … Baca Selengkapnya

Muslim Mentawai Masih Makan Babi dan Solusinya

Pernah saya tanya ke salah seorang teman yang sering kunjungan ke Mentawai khususnya Siberut tentang apa yang paling dia ingat ketika orang menyebut Mentawai. Teman tersebut menjawab “babi..”. Awalnya saya heran kenapa dia sebut babi, namun memang orang biasa mengasosiasikan makanan dengan tempat, misalnnya gudeg dengan Jogja, telur asin dengan Brebes dan Palembeng dengan empek-empek. … Baca Selengkapnya

Ke Hulu Sungai Dusun Buttui

Hari Rabu bertepatan dengan 13 Januari 2021, saya dan dua orang dai Dusun Buttui yaitu Wandi dan Fikri beserta 5 anak kecil Buttui yang kuat-kuat kakinya, berjalan ke hulu dusun Buttui untuk silaturahmi ke kediaman Aman Sasali dan Aman Manja. Aman Sasali adalah mantan ketua muallaf di Buttui yang sekarang sudah diganti Aman Naro sedang … Baca Selengkapnya

Ramuan Obat dari Sikerei Mentawai

Pada kunjungan ke pedalaman di Dusun Buttui awal Januari ini saya berkesempatan melihat proses pembuatan ramuan obat oleh salah satu Sikerei di Buttui bernama Aman Noko. Sikerei ini membuat ramuan obat untuk salah satu penduduknya yang mengalami sakit punggung dll. Obat tradisional ini di dapat dari hutan Mentawai. Setiap penyakit ada obatnya, dan sudah disediakan … Baca Selengkapnya