Hindari Ketenaran!

Ibrahim bin Adham rahimahullah berkata, مَا صَدَقَ اللهَ عَبْدٌ أَحَبَّ الشُّهْرَةَ “Tidaklah jujur kepada Allah, seorang hamba yang mencintai ketenaran.” Demikian halnya Al-Hafizh adz-Dzahabi berkata secara mu’allaq:“Saya katakan, عَلاَمَةُ المُخْلِصِ الَّذِي قَدْ يُحِبُّ شُهْرَةً، وَلاَ يَشْعُرُ بِهَا أَنَّهُ إِذَا عُوتِبَ فِي ذَلِكَ لاَ يَحْرَدُ (أَيْ: لاَ يَغْضَبُ) وَلاَ يُبَرِّئُ نَفْسَهُ “Tanda seorang yang ikhlas tetapi … Baca Selengkapnya

2 Karakter dalam Surat As-Sajdah

muslim man and horse

Kita masuk yang mana. ? Bandingkan ada 2 KARAKTER dalam 1 surat Assajadah.. PERTAMA Allah SWT berfirman: اِنَّمَا يُؤْمِنُ بِاٰيٰتِنَا الَّذِيْنَ اِذَا ذُكِّرُوْا بِهَا خَرُّوْا سُجَّدًا وَّسَبَّحُوْا بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُوْنَ “Orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami, HANYALAH orang-orang yang apabila DIPERINGATI dengannya (ayat-ayat Kami), mereka menyungkur sujud (merasa hina dan mengagungkan Allah, merasa … Baca Selengkapnya