Tips Khusyu Bacaan Shalat

night prayer

Hadits berikut ini mari kita jadikan sebagai renungan, mensikapi diri dengan jujur, agar mampu melihat posisi kita masing dalam mendirikan Shalat.Hadits berikut ini mari kita jadikan sebagai renungan, mensikapi diri dengan jujur, agar mampu melihat posisi kita masing dalam mendirikan Shalat. Rasulullah SAW bersabda : إِنَّ الرَّجُلَ لَيَنْصَرِفُ وَمَا كُتِبَ لَهُ إِلَّا عُشْرُ صَلَاتِهِ تُسْعُهَا … Baca Selengkapnya

Kelebihan Seorang Muadzin

Muadzin adalah orang yang memanggil, memanggil manusia untuk shalat atau untuk datang ke masjid dan mengerjakan shalat.  Bagi para muadzin terdapat pahala dan kelebihan sendiri yang Allah Swt berikan.  Suatu saat Ibu Katsir pernah ditanya tentang siapakah yang lebih baik ucapannya berbanding seseorang yang mengajak kepada Allah? Beliau menjawab:Mereka adalah Muadzin.  Sumber: Tweet Ust @fahmirusliMFR

Menjaga Hubungan Dengan Allah SWT

Shalat merupakan proses berhubungan langsung dengan Allah Swt tanpa ada perantara. Ketika Rasulullah Saw menerima syariat shalat, beliau terima tanpa ada perantara, maka ibadah shalat berbeda dengan taklif ibadah lainnya yang diberikan dengan perantara dan disampaikan di bumi. Orang yang memutus tali hubungan dengan Allah Swt -tidak mengerjakan shalat- dianggap telah melupakan Allah Swt dan … Baca Selengkapnya

Shalat & Rizqi

Ibnu Katsir berkata:

“Jika kamu mendirikan solat, akan datang padamu rizqi yang tidak disangka-sangka”.

[Tafsir Ibn Katsir]

Bukankah Allah berfirman:

وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا ۖ لَا نَسْأَلُكَ رِزْقًا ۖ نَّحْنُ نَرْزُقُكَ

“Dan perintahkanlah keluargamu bersolat dan bersabarlah di atasnya. Kami tidak memintamu rezeki (bahkan) Kami-lah yang memberimu rezeki”?

Hukum Meremehkan Shalat

hukum meremehkan shalat“Maka datanglah sesudah mereka pengganti (yang jelek) yang meremehkan shalat dan menuruti hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesaatan. Kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal shaleh.” (Qs. Maryam : 59-60)

Ibnu Katsir dalam kitab kitab tafsirnya al-Quran al-‘Adzim telah menyebutkan pendapat para ulama dalam mengomentari ayat di atas di antaranya; Muhammad bin Ka’ab, as-Sa’di dan Ibnu Jarir berpendapat bahwa yang disebut meremehkan shalat adalah meninggalkan shalat secara keseluruhan (tidak shalat). Al-Auza’i berkata bahwa Umar bin ‘Abdul ‘Aziz mengatakan, “Meremehkan shalat bukan berarti meninggalkannya akan tetapi meremehkan waktunya.” Dan Hasan al-Bashri berpendapat bahwa maksud meremehkan shalat adalah meninggalkan masjid.

Baca Selengkapnya