Aplikasi Mutabaah Tahfidz Al-Qur’an untuk Memonitor Hafalan

Dalam melaksanakan program tahfiz alquran, mengevaluasi hafalan alquran peserta didik yang dicatat dalam buku mutabaah merupakan hal yang penting karena suatu program tidak akan berjalan dengan baik ketika tidak adanya suatu pemantauan/monitoring. Dengan buku mutabaah ini guru tahfidz dapat mengevaluasi hafalan murid dengan penilaian tertentu sesuai kemampuan hafalan siswa.

Beberapa hari yang lalu saya telah membuat buku mutabaah atau monitoring hafalan untuk santri tahfidz notaris muslim Indonesia yang berada di daerah Pasir Datar, Sukabumi. Dan saya kemudian berpikir untuk merubah buku ini ke dalam bentuk aplikasi atau sofware yang mudah dijalankan dan tidak membuang terlalu banyak kertas.

Dari hasil pencarian di internet, saya menemukan jurnal penelitian dari Eka Haryanto dan Rinda Cahyana dari STT Garut tentang ‘pengembangan aplikasi Mutabaah Tahfidz Alquran untuk Mengevaluasi Hafalan‘. Dan satu jurnal dari Anggia Hesti Febriani dari Manajemen Informatika
Jurusan Ekonomi dan Bisnis Politeknik Negeri Lampung berjudul ‘Aplikasi Pengolahan Data Nilai Tahfidz Berbasis Web Menggunakan Framework Codeigniter Pada SDIT Permata Bunda I Bandar Lampung‘.

Mutaba’ah berasal dari bahasa arab yang berarti evaluasi. Evaluasi merupakan proses perbandingan, penilaian/ assessment antara standarisasi dengan fakta dilapangan dengan hasil analisnya. Mutabaah juga bisa berarti usaha untuk menganalisis dan memonitor hasil sebuah pekerjaan dan menilainya.

Monitoring merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengawasi atau memantau proses dan perkembangan pelaksanaan program yang terkait implementasi kurikulum madrasah.

Dari penjelasan di atas, maka dapat diambil pengertian bahwa buku mutaba’ah adalah sebuah hasil dari pikiran tentang evaluasi suatu program yang hasilnya itu terwujud dalam sebuah karya berupa lembaran-lembaran yang disusun menjadi satu kesatuan.

Buku penilaian atau buku mutaba’ah tahfidz Al-Qur’an digunakan guru pembimbing tahfidz untuk mengevaluasi hafalan siswa/siswi dengan penilaian tertentu, sesuai dengan kemampuan hafalan siswa/siswi (Haryanto & Rinda, 2015).

Ini adalah gambaran aplikasi mutabaah dari E. Haryanto. Terlihat masih sederhana dan mencakup pada sabak atau hafalan baru.

Adapun buku mutabaah yang saya buat untuk santri NMI dengan mengikuti metode hafalan baru, murajaah baru dan murjaah lama (sabak, sabki, dan manzil). Akan lebih bagus jika aplikasi di atas dimodofikasi sesuai kebutuhan pesantren tahfidz murni yang fokus pada menghafal Alquran setiap harinya.

Anggia Febriani membuat metode mutabaah tahfidz dengan cara yang lebih mudah yaitu menggunakan basis web yang memudahkan pembimbing tahfidz dalam melakukan pengolahan data nilai tahfidz dan melaporkan tahfidz kepada orang tua atau kepada donatur.

Aplikasi ini dibangun menggunakan framework CodeIgniter dan pengelolaan database menggunakan MySQL dengan pengujian sistem dilakukan dengan menggunakan metode black-box testing berdasarkan kesalahan fungsional, kesalahan database dan kesalahan interface. Aplikasi ini telah diuji Kepala SDIT Permata Bunda I Bandar Lampung dan hasil uji tersebut dapat memudahkan pembimbing tahfidz dalam pengolahan data nilai tahfidz dan pelaporan nilai tahfidz.

Perkembangan mutabaah tahfidz ke depan membuthkan sentuhan teknologi agar data perkembangan hafalan santri lebih rapi dan transparan, pihak orang tua dan donatur pun akan dengan mudah mengetahui perkemabangan anak didik.

Dari sekian aplikasi Mutabaah Tahfidz, saya suka dengan hasil penelitian dari Syauqie Muhammad Marier1 dan Pipit Febriana Dewi dari Teknik Informatika, Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta.

Mereka berdua melakukan penelitian tentang sistem monitoring tahfidz Al-Qur’an berbasis teknologi dan terbit di jurnal Telematika: Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi. Judul artikel mereka berdua; Tahfidz Quran Monitoring System in Islamic Boarding Schools (Sistem Monitoring Tahfidz Quran di Pondok Pesantren). (Unduh)

Menarik sekali, dengan perkembangan teknologi, sudah saatnya program tahfidz, khususnya monitoring hafalan atau dikenal dengan mutaba’ah, mulai menggunakan kemampuan teknologi.

Beberapa tampilan hasil karya jurnal ini

Halaman login mutabaah tahfidz

Halaman login mutabaah tahfidz

Tampilan manajemen kelas

Tampilan manajemen kelas

Tampilan monitoring hafalan santri

Tampilan monitoring hafalan santri

Tampilan Dashboard

Tampilan Dashboard

Semoga ulasan sedikit ini bisa bermanfaat.

Sumber:

E. Haryanto and R. Cahyana, “Pengembangan aplikasi Mutabaah Tahfidz Alquran untuk Mengevaluasi Hafalan”, algoritma, vol. 12, no. 1, Aug. 2015. link

Anggia Hesti Febriani, Imam Asrowardi, Dwirgo Sahlinal, ‘Aplikasi Pengolahan Data Nilai Tahfidz Berbasis Web Menggunakan Framework Codeigniter Pada SDIT Permata Bunda I Bandar Lampung‘. http://eprints.jeb.polinela.ac.id/328/1/jurnal%20anggia.pdf (Diakses pada 16 Juli 2020)

Syauqie Muhammad Marier, Pipit Febriana Dewi, Tahfidz Quran Monitoring System in Islamic Boarding Schools, Telematika: Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi
Vol. 18, No. 1, Februari 2021, pp.1-11. DOI: 10.31515/telematika.v18i1.3931

Jumal Ahmad, Efektivitas Metode Pakistani di Pesantren Tahfidz Bina Qolbu. Jurnal ResearchGate (pdf)

Tinggalkan komentar