Otak Bukan Pusat Manusia

Video pendek dari Bruce Lipton, PhD berikut ini memberikan kesimpulan bahwa bukan otak (brain, دماغ) yang menjadi sentral dari diri manusia. Tetapi…

  • Belief (الإيكان)
  • Consciousness (الشعور)
  • Affection (الذوق)
  • Moral (الأخلاق)
  • Willingness (الإرادة)
  • Intellectual (العقل)
  • Memory & Experience (الذاكرة)
    Itulah potensi & fungsi luhur manusia yg ada di Qalb.

Tetapi bukan qalb fisik (jantung), melainkan qalb yg menjadi pusat (inti) dari ruh.

Inti = اللبُّ p. الألباب

You are not biological being having spiritual experience, but spiritual being having biological experiences.

Biological Body boleh berhenti berfungsi lalu hancur terurai (mati), tetapi Spiritual Being (Ruh) tidak mati, cuma dikeluarkan dari badan (wafat), lalu Ruh menghadap Allah membawa intinya, Qalb.

Q.S 78:38

يَوْمَ يَقُوْمُ الرُّوْحُ وَالْمَلٰۤىِٕكَةُ صَفًّاۙ لَّا يَتَكَلَّمُوْنَ اِلَّا مَنْ اَذِنَ لَهُ الرَّحْمٰنُ وَقَالَ صَوَابًا

Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bersaf-saf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan dia hanya mengatakan yang benar.

Q.S 26:88

يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَّلَا بَنُوْنَ ۙ

pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna,

Q.S 26:89

اِلَّا مَنْ اَتَى اللّٰهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍ ۗ

kecuali orang (ruh, spiritual) yang menghadap Allah dengan membawa qalbu yang selamat.

Tinggalkan Balasan